Kompetensi keahlian Aviation Electronics atau Elektronika Pesawat Udara (EPU) berada dalam rumpun program studi keahlian Teknologi Pesawat Udara di bawah bidang studi Teknologi dan Rekayasa. Kompetensi ini membekali siswanya dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap yang kompeten dalam membaca gambar rangkaian elektronika, merakit komponen elektronika, merakit sistem elektronika, melakukan tes fungsi peralatan elektronika, melakukan perawatan rangkaian elektronika, dan melakukan perbaikan rangkaian elektronika pesawat udara.
Berikut daftar mata pelajaran kompetensi keahlian Aviation Electronics (EPU).
.jpg)
.jpg)
Untuk daftar Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Aviation Electronics (EPU) bisa diunduh DISINI
![]() |





DEPOK - Ada yang tak biasa pada hari Selasa pekan ini di SMK Negeri 4 Depok. Para taruna-taruni mengenakan pakaian batik, alih-alih mengenakan seragam PDH biru yang biasanya mereka kenakan setiap hari Selasa. Hal ini dikarenakan hari Selasa tersebut jatuh pada tanggal 2 Oktober 2018, yang merupakan Hari batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober. Ini merupakan hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati penetapan batik sebagai warisan budaya dunia. Perlu diketahui, UNESCO menetapkan batik menjadi Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity), pada 2 Oktober 2009 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Secara resmi, UNESCO mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. UNESCO memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia. Pada tanggal itu, berbagai lapisan masyarakat, dari pejabat, karyawan hingga pelajar, disarankan untuk mengenakan batik. Begitu pula di SMK Negeri 4 Depok, tak hanya taruna-taruni, kepala sekolah beserta para dewan guru dan staff tata usaha, bahkan penjaga sekolah pun juga mengenakan batik pada hari itu.

Ketika apel siang, pengambil apel pada hari itu, Bapak Andi Suyoto dalam amanatnya menyampaikan bahwa pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia. Perjuangan untuk mendapatkan pengakuan dunia ini bukan tanpa alasan. Seperti diketahui, budaya-budaya asli Indonesia kerap "dicuri" oleh negara lain, karena pada saat itu belum adanya pengakuan dari dunia internasional. Beliau mencontohkan beberapa budaya yang kerap diakui oleh negara lain diantaranya Tarian Reog Ponorogo hingga lagu Terang Bulan dan Rasa Sayange. Maka pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), akhirnya batik berhasil diakui dunia internasional sebagai warisan budaya asli Indonesia.
Perjuangan para delegasi Indonesia untuk mengukuhkan batik sebagai warisan budaya asli Indonesia pun harusnya kita hargai salah satunya dengan cara mengenakan batik nasional setiap tanggal 2 Oktober. Beliau pun berpesan agar generasi muda tidak sungkan-sungkan, lebih-lebih harus bangga untuk mengenakan batik sebagai pakaian khas asli Indonesia, di tengah gempuran budaya asing.


Berbakat dalam menulis? Punya tulisan yang menarik? Kirimkan tulisanmu ke Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. agar dapat berbagi pikiran dengan pembaca lain. Tulisan bersifat inspiratif, fakta atau opini, bukan fiksi, orisinal, bukan hasil copy-paste, tidak menyinggung unsur SARA atau mengandung HOAX. All credit goes to the author.
DEPOK – Hari Kesaktian Pancasila adalah salah satu peringatan hari besar nasional yang selalu diperingati setiap tanggal 1 Oktober oleh masyarakat Indonesia, tak terkecuali SMK Negeri 4 Depok. Pada hari Senin, 1 Oktober 2018, yang bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, SMK Negeri 4 Depok, sepertia biasanya selalu menyelenggarakan Upacara penaikan bendera, yang pada kesempatan kali ini sekaligus memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Upacara tersebut dihadiri oleh Bapak Kepala Sekolah, para wakil kepala sekolah, dewan guru dan staff Tata Usaha, Taruna/I kelas XII, serta para POLTAR dan OSIS, dengan inspektur upacara Bapak Sutadi, S. Pd. Sebagaimana yang kita tahu, 53 tahun yang lalu, tercatat dalam memori bangsa ini sejarah yang kelam, yakni pengkhianatan oleh sejumlah “oknum” yang dilakukan dengan menculik serta membunuh beberapa jenderal dan satu perwira utama di Jakarta, atau yang biasa kita kenal dengan Gerakan 30 September, disingkat G30S/PKI.

Dalam amanatnya, Pak Sutadi menyampaikan bahwa gerakan tersebut merupakan sebuah pengkhianatan terbesar dan yang terkeji yang pernah dialami bangsa ini, dan beliau menghimbau agar para generasi muda jangan sampai terpengaruh atau bahkan mengikuti ajaran komunis yang menjadi paham para oknum yang menghabisi nyawa para jenderal tersebut. Menurutnya, ajaran komunis adalah ajaran yang tidak bertuhan, maka ideologi ini tidak hanya bertentangan dengan dasar negara kita Pancasila, tetapi juga bertentangan dengan mayoritas agama yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, diharapkan dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila ini, para generasi muda bangsa dapat setidaknya mempelajari sejarah dan mencegah agar di kemudian hari sejarah yang kelam tersebut tidak terulang kembali. Upacara ditutup dengan menyanyikan lagu wajib nasional “Garuda Pancasila” dan pembacaan do’a.

Berbakat dalam menulis? Punya tulisan yang menarik? Kirimkan tulisanmu ke Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. agar dapat berbagi pikiran dengan pembaca lain. Tulisan bersifat inspiratif, fakta atau opini, bukan fiksi, orisinal, bukan hasil copy-paste, tidak menyinggung unsur SARA atau mengandung HOAX. All credit goes to the author.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua.
Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, SMK Negeri 4 Kota Depok terus berkomitmen menjalankan perannya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang unggul, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.
SMK Negeri 4 Kota Depok merupakan satu-satunya Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kota Depok yang memiliki Program Studi Keahlian Teknologi Pesawat Udara. Keberadaan program keahlian ini merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan berdaya saing tinggi di bidang kedirgantaraan.
Perkembangan industri penerbangan, baik nasional maupun global, menunjukkan kebutuhan yang semakin besar terhadap SDM terampil di bidang teknologi pesawat udara. Dunia penerbangan menuntut tenaga kerja yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kedisiplinan, ketelitian, budaya keselamatan, serta tanggung jawab tinggi. Program Studi Keahlian Teknologi Pesawat Udara di SMK Negeri 4 Kota Depok hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui pendidikan berbasis kompetensi, praktik industri, dan pembentukan karakter kerja profesional.
Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Perhubungan Republik Indonesia dalam berbagai kesempatan menyampaikan bahwa sektor penerbangan merupakan salah satu pilar strategis transportasi nasional yang membutuhkan dukungan sumberdayar manusia yang unggul, tersertifikasi, dan siap kerja. Industri penerbangan ke depan tidak hanya berkembang dari sisi jumlah armada dan rute, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, pendidikan vokasi memiliki peran yang sangat penting dalam menyiapkan tenaga teknis yang handal dan berstandar keselamatan tinggi.
Kami meyakini bahwa Program Studi Keahlian Teknologi Pesawat Udara bukan sekadar pilihan pendidikan, tetapi merupakan investasi masa depan. Melalui program ini, peserta didik didorong untuk memiliki mimpi besar, semangat belajar tinggi, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja dan industri penerbangan yang dinamis.
Melalui website ini, kami mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat SMK Negeri 4 Kota Depok, program unggulan yang kami miliki, serta komitmen kami dalam mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Akhir kata, semoga SMK Negeri 4 Kota Depok terus menjadi pusat pendidikan vokasi yang terpercaya dan menjadi rujukan dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi pesawat udara.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kepala SMK Negeri 4 Kota Depok
Ahmad Royani, S.Kom., M.Tr.T
| Nama Sekolah | : | SMK Negeri 4 Depok |
| Status | : | Negeri |
| NPSN | : | 69900111 |
| NSS | : | 401026611002 |
| Tahun Berdiri | : | 2015 |
| SK Pendirian Sekolah | : | 903/220/Kpts/DISDIK/Huk/2015 |
| Status Kepemilikan | : | Pemerintah Daerah |
| Bentuk Pendidikan | : | Sekolah Menengah Kejuruan |
| Kompetensi Keahlian | : | 1. Kelistrikan Pesawat Udara (Aircraft Electricity) |
| 2. Elektronik Pesawat Udara (Aviation Electronics) | ||
| 3. Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Electrical Avionics) | ||
| 4. Teknik Elektronika Industri | ||
| 5. Teknik Logistik | ||
| Alamat Sekolah | : | Jl. Kramat 3 No.16, Sukatani, Tapos, Depok, Jawa Barat 16454. |
| Telepon | : | (021) 80453380 |
| SMS/WhatsApp | : | 0851-5977-3414 |
| Website | : | www.smkn4depok.sch.id |
| : | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. |
![]() |
|
|
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
|
![]() |
![]() |
|
| NO. | SARANA/PRASARANA | JUMLAH |
| 1 | Ruang Kelas | 7 |
| 2 | Laboratorium | 1 |
| 3 | Perpustakaan | 1 |
| 4 | Ruang Kepala Sekolah | 1 |
| 5 | Ruang Guru | 1 |
| 6 | Ruang Wakil Kepala Sekolah | 1 |
| 7 | Ruang Administrasi | 1 |
| 8 | Gudang | 1 |
| 9 | Musholla | 1 |
| 10 | Kantin | 1 |
| 11 | Lapangan Sekolah | 1 |
| 12 | Toilet Guru | 1 |
| 13 | Toilet Taruna | 4 |
| 14 | Toilet Taruni | 2 |
Depok, adalah salah satu kota yang terletak di Provinsi Jawa Barat yang terkenal dengan sebutan Kota Belimbing. Berbatasan langsung dengan wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta, memungkinkan Kota Depok menjadi kota yang berkembang sangat pesat. Tahun 2015, Bapak DR. Ir. Nur Mahmudi Ismail, M.Sc yang saat itu menjabat sebagai Walikota Depok, bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Bapak Ir. Herry Pansila, M.Sc, mendirikan SMK Negeri 4 Penerbangan Depok yang menekankan kedisiplinan dan pembentukan karakter yang kuat bagi para peserta didiknya.
SMK Negeri 4 Penerbangan Depok terletak di Jl. Kramat 3 No. 16, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok. SMK Negeri 4 Penerbangan Depok berdiri melalui SK Walikota Depok No: 903/220 Keputusan/Disidk/Hub/2015 dengan kompetensi: Elektronika Pesawat Udara, Kelistrikan Pesawat Udara, serta Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara.
Sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2014 yang mengamanatkan alih kelola SMA-SMK, maka mulai Januari 2017 pengelolaan SMK Negeri 4 Penerbangan Depok beralih ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Tahun 2017-2018 SMK Negeri 4 Penerbangan Depok berencana menambah satu kompetensi baru, yaitu Airframe Powerplant atau AP.
Dengan luas tanah 3.333 m2, dinilai belum memenuhi standar sarana untuk sekolah kejuruan, apalagi untuk sekolah penerbangan. Akan tetapi, SMK Negeri 4 Penerbangan Depok tetap memiiki komitmen yang sangat tinggi untuk membentuk Taruna/Taruni yang berkarakter dan berkepribadian yang tangguh serta disiplin.
Saat ini SMK Negeri 4 Penerbangan Depok memiliki visi terwujudnya SMK yang berkarakter, kuat, dan unggul. Untuk mewujudkan visi sekolah tersebut, SMK Negeri 4 Penerbangan Depok menjalin kerjasama dengan berbagai macam instansi lain, seperti :
Melalui kerja sama dengan pihak lain, pengetahuan dan keterampilan Taruna/Taruni SMK Negeri 4 Depok diharapkan lebih meningkat.
Selain itu, untuk membantu mewujudkan visi misi sekolah, SMK Negeri 4 Penerbangan Depok bergabung dalam Forum Komunikasi SMK Penerbangan Indonesia (FKSMKPI) yang bertujuan untuk mempermudah komunikasi, saling berbagi sesama anggota forum untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan serta menjadi sarana komunikasi sekolah dengan Dunia Usaha dan Industri (DU/DI).
Sebelum pembelajaran di SMK Negeri 4 Penerbangan Depok berlangsung, secara rutin para Taruna/Taruni selalu mengadakan apel pagi, dilanjutkan dengan literasi fisik seperti push-up, scot rush dan pull up. Setelah itu, dilanjutkan lagi dengan tadarus pagi, membaca Al-Qur’an bagi Taruna/Taruni yang muslim, serta doa pagi untuk yang beragama nasrani. Kemudian pada akhir pembelajaran diakhiri dengan apel siang dan kegiatan literasi fisik. Untuk kegiatan belajar mengajar di SMK Negeri 4 Penerbangan Depok bukan hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas. Dari aktivitas harian inilah semangat pembentukan karakter yang kuat dimuncukan, baik secara akademik maupun fisik.
Kesiswaan SMK negeri 4 Penerbangan Depok memiliki komitmen untuk menitikberatkan pada kedispinan, kejujuran, kerja keras, dan tanggung jawab. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, SMK Negeri 4 Penerbangan Depok mengawalinya dari penerimaan Taruna/Taruni baru dengan mengadakan tes fisik, kesehatan, membaca Al-Qur’an dan Alkitab. Kemudian, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Survival Dasar, Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), serta Jambore Pramuka. Selain itu, SMK Negeri 4 Penerbangan Depok memiliki organisasi Polisi Taruna atau POLTAR, yang ikut bertanggungjawab membantu menjaga kedisplinan Taruna/Taruni.
Berbagai macam kegiatan mulai dari upacara bendera dalam upaya meningkatkan ketertiban dan kedisplinan hingga pada pembinaan karakter melalui kegiatan kerohanian dilakukan untuk dapat mengaplikasikan nilai-nilai keagamaan sesuai dengan agama yang mereka peluk.
SMK negeri 4 Penerbagan Depok menyalurkan bakat Taruna/Taruni melalui kegiatan Ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler seperti Rohis/Rohkris, Pramuka, Bela Negara, Pencak Silat, Taekwondo, Karate, Dayung, Aero Modelling, Paskibra, PMR, dan lain-lain. Khusus untuk Bela Negara, pelaksanaannya langsung ditangani oleh tim dari TNI AU Halim Perdana Kusuma.
Untuk prestasi, di usia yang tergolong masih sangat muda, SMK Negeri 4 Penerbangan Depok sudah mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain dalam mengukir prestasi. Pada akhirnya, dengan segala keterbatasan, SMK Negeri 4 Depok tetap berkomitmen menjadi sekolah yang berkarakter, kuat dan unggul sesuai dengan Visi dan Misi Sekolah.
VISI:
Terwujudnya Taruna-Taruni yang DiSiplin, Tangguh, berAKhlak mulia, Jujur, Unggul dalam teknologi dan Berdaya saing secara global (SiTAKJUB)
Misi :
1. Menanamkan Disiplin dan Kejujuran: Membentuk karakter taruna-taruni yang memiliki integritas tinggi melalui penegakan aturan dan pembiasaan perilaku jujur dalam setiap aspek kehidupan.
2. Membangun Jiwa yang Tangguh dan Berakhlak Mulia: Melatih mental dan fisik taruna-taruni agar kuat menghadapi tantangan, sambil membekali mereka dengan nilai-nilai moral dan etika yang luhur.
3. Mengembangkan Potensi Unggul dalam Teknologi: Menyediakan pendidikan dan pelatihan terkini di bidang teknologi untuk memastikan taruna-taruni mampu bersaing di era digital.
4. Mempersiapkan Daya Saing Global: Melakukan berbagai program pengembangan diri, seperti penguasaan bahasa asing dan kemampuan beradaptasi, agar taruna-taruni siap berkontribusi di kancah internasional.
MOTO :
SiTAKJUB: Menjadi Unggul, Menginspirasi Dunia.